Stasiun Malang Jadi Favorit saat Libur Panjang Iduladha 2026
- 26 Mei 2026 12:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan kesiapan layanan pelanggan di Stasiun Malang selama periode libur panjang Iduladha 2026. Tingginya mobilitas masyarakat pada momen libur tersebut menjadikan Stasiun Malang sebagai salah satu titik keberangkatan dan kedatangan favorit di wilayah Daop 8 Surabaya.
Berdasarkan data pada Selasa (26/5) pukul 10.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 6.024 pelanggan akan dilayani di Stasiun Malang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.665 pelanggan berangkat dan 2.359 pelanggan turun.
Secara keseluruhan, selama masa libur panjang Idul Adha pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, jumlah pelanggan yang dilayani di Stasiun Malang diproyeksikan mencapai 29.837 pelanggan. Dari total tersebut, sebanyak 14.568 pelanggan tercatat berangkat dan 15.269 pelanggan turun di Stasiun Malang.
“Pada masa libur panjang seperti Idul Adha, Stasiun Malang menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas pelanggan cukup tinggi. KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan, mulai dari pelayanan di stasiun hingga selama perjalanan menggunakan kereta api,” kata Mahendro.
Untuk mendukung kelancaran operasional selama masa angkutan libur panjang, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 12 perjalanan kereta api setiap hari yang berangkat awal dari Stasiun Malang.
Berdasarkan data pada Selasa (26/5) pukul 10.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 6.024 pelanggan akan dilayani di Stasiun Malang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.665 pelanggan berangkat dan 2.359 pelanggan turun.
“Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari seiring operasional perjalanan kereta api yang masih berlangsung,” ujar Mahendro Trang Bawono, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.
Secara keseluruhan, selama masa libur panjang Idul Adha pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, jumlah pelanggan yang dilayani di Stasiun Malang diproyeksikan mencapai 29.837 pelanggan. Dari total tersebut, sebanyak 14.568 pelanggan tercatat berangkat dan 15.269 pelanggan turun di Stasiun Malang.
“Pada masa libur panjang seperti Idul Adha, Stasiun Malang menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas pelanggan cukup tinggi. KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan, mulai dari pelayanan di stasiun hingga selama perjalanan menggunakan kereta api,” kata Mahendro.
Untuk mendukung kelancaran operasional selama masa angkutan libur panjang, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 12 perjalanan kereta api setiap hari yang berangkat awal dari Stasiun Malang.
“Selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, tersedia sekitar 40 ribu tempat duduk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bepergian ke berbagai kota tujuan,” ungkapnya.
Selain menyiapkan kapasitas angkutan, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan pelayanan di area stasiun melalui optimalisasi petugas pelayanan, penguatan informasi perjalanan, serta kesiapan fasilitas pelanggan.
Selain menyiapkan kapasitas angkutan, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan pelayanan di area stasiun melalui optimalisasi petugas pelayanan, penguatan informasi perjalanan, serta kesiapan fasilitas pelanggan.
“Petugas tambahan turut disiagakan di area boarding dan layanan pelanggan guna memastikan proses keberangkatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ucapnya.
KAI juga memastikan seluruh fasilitas di Stasiun Malang dalam kondisi optimal, mulai dari ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, fasilitas boarding, hingga kebersihan area stasiun. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan berkualitas.
“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di area stasiun,” tutup Mahendro.
KAI juga memastikan seluruh fasilitas di Stasiun Malang dalam kondisi optimal, mulai dari ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, fasilitas boarding, hingga kebersihan area stasiun. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan berkualitas.
“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di area stasiun,” tutup Mahendro.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....