Menjelang Iduladha, Wali Kota Probolinggo Sidak Hewan Kurban
- 26 Mei 2026 08:24 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Probolinggo – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Wali Kota Probolinggo Aminuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban di Kota Probolinggo, Senin (25/5/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan bebas penyakit menular.
Didampingi petugas dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Probolinggo, Aminuddin meninjau lapak kambing milik Saiful di Jalan Mastrip, Kelurahan Sumber Wetan. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh kambing dipastikan sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.
Selain mengecek kesehatan hewan, wali kota juga memantau perkembangan harga jual hewan kurban tahun ini. Menurutnya, harga kambing maupun sapi di Kota Probolinggo cenderung lebih stabil bahkan lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk kambing, harga jual berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin berkurban pada Iduladha tahun ini.
“Saya kira ini kesempatan bagi masyarakat untuk berkurban karena harga sapi maupun kambing justru lebih murah dibanding tahun lalu,” kata Aminuddin.
Sidak kemudian dilanjutkan ke lapak penjualan sapi milik Wahyuda di Gang Wijaya, kawasan Gladak Serang. Di lokasi tersebut, petugas juga tidak menemukan adanya indikasi penyakit menular pada hewan ternak yang dijual.
Aminuddin menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Iduladha.
Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Probolinggo, hingga saat ini terdapat sekitar 558 ekor hewan kurban yang diperjualbelikan di Kota Probolinggo, terdiri dari sapi dan kambing.
Sementara itu, Saiful, penjual kambing kurban di Jalan Mastrip, mengaku penjualan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga H-2 Iduladha, dirinya telah menjual sekitar 200 ekor kambing.
“Tahun lalu tidak sampai sebanyak ini, sekarang lebih ramai,” ujarnya.
Menurut Saiful, meningkatnya minat masyarakat membeli kambing dipengaruhi harga sapi yang relatif lebih tinggi sehingga sebagian warga memilih kambing sebagai alternatif hewan kurban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....