Gelar Pasar Murah, Pemkot Probolinggo Jaga Stabilitas Harga Menjelang Iduladha

  • 26 Mei 2026 08:24 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 Hijriah. Kali ini, GPM digelar di depan Lapangan Wonoasih, Jalan Mastrip, Kota Probolinggo, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo bekerja sama dengan Bulog dan pelaku UMKM tersebut disambut antusias masyarakat. Sejak pagi, warga tampak mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57 ribu, beras Tumang Rp65 ribu per 5 kilogram, telur ayam Rp25 ribu per kilogram, Minyakita 2 liter Rp31 ribu, telur puyuh Rp25 ribu per kilogram, serta gula pasir Rp17 ribu per kilogram. Selain itu juga tersedia aneka sayuran, ikan asap hingga produk olahan UMKM binaan DKPPP.

Saat meninjau pelaksanaan GPM, Wali Kota Probolinggo Aminuddin membandingkan langsung harga kebutuhan pokok dengan harga di pasaran. Menurutnya, GPM menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Iduladha.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Iduladha. Warga berbelanja tanpa harus menunjukkan KTP, asalkan tidak panic buying agar semua kebagian,” ujar Aminuddin.

Ia menambahkan, untuk pembelian Minyakita dibatasi maksimal satu pouch per orang karena kemasan yang dijual berisi dua liter.

Dokter Aminuddin memastikan Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara bergilir di sejumlah wilayah Kota Probolinggo sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP Kota Probolinggo, Yudha Hartanto mengatakan, GPM akan terus dilakukan hingga mendekati Iduladha dengan lokasi yang berpindah-pindah.

“Kita akan terus melakukan upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Iduladha. Pelaksanaannya digilir, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan Pemprov Jatim untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi,” katanya.

Menurut Yudha, pada pelaksanaan GPM kali ini disediakan sekitar 1 ton beras hasil kerja sama dengan Bulog dan PT Rajawali New Sindo. Selain itu, tersedia pula 60 karton Minyakita dengan masing-masing karton berisi 12 kemasan.

Di sisi lain, Kanit 2 Tipiter Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Iwan Hardi memastikan kondisi distribusi dan harga bahan pokok di Kota Probolinggo hingga saat ini masih terpantau aman dan kondusif.

“Sejauh ini hasil pemantauan bersama Tim Gerakan Pangan, Kota Probolinggo masih kondusif dan tidak ditemukan adanya pelanggaran,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....