Dispangtan Kota Malang Intensifkan Pengawasan Hewan Kurban jelang Iduladha
- 20 Mei 2026 20:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menggencarkan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pengawasan dilakukan dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.
Kepala Dispangtan Kota Malang, Selamet Husnan mengatakan, tim gabungan melakukan monitoring di sejumlah lapak penjualan hewan kurban di wilayah Kota Malang guna memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan layak kurban.
“Dalam rangka menjelang Hari Raya Iduladha, Dispangtan berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya untuk melaksanakan monitoring di lapak-lapak penjualan hewan kurban,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Selamet, pemeriksaan dilakukan melalui tahapan ante mortem atau pengecekan fisik hewan sebelum disembelih. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan hewan kurban sehat, tidak cacat, dan memenuhi syarat kesehatan.
Ia menegaskan, seluruh hewan kurban yang masuk ke Kota Malang wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal sebagai bentuk pengawasan lalu lintas ternak.
“Harapannya semua hewan kurban yang dilalulintaskan masuk ke Kota Malang harus disertai SKKH dari daerah asal,” katanya.
Selain pengawasan sebelum penyembelihan, Dispangtan juga akan melakukan monitoring saat proses pemotongan hewan kurban berlangsung. Hal itu dilakukan agar daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.
Dispangtan juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan organ dalam hewan kurban, terutama hati, guna mengantisipasi adanya cacing hati atau kerusakan organ lain.
“Kalau ditemukan organ yang rusak seperti hati yang terdapat cacing hati, maka harus dimusnahkan dengan cara ditanam di dalam tanah,” jelas Selamet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....