Ribuan Pelamar Berebut 2.500 Formasi Petugas Sensus Ekonomi di Kabupaten Malang

  • 20 Mei 2026 13:44 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Rekrutmen petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Malang mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Antusiasme masyarakat membludak. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang mencatat lebih dari 3.400 orang mendaftar, padahal kebutuhan petugas lapangan hanya sekitar 2.500 orang.

Kepala BPS Kabupaten Malang, Erni Fatma Setyoharini menyebut jumlah pendaftar mencapai lebih dari 3.400 orang.

Menjawab pertanyaan masyarakat tentang proses rekruitment petugas Sensus Ekonomi 2026, dalam program Halo RRI di RRI Malang, Rabu, 20 Mei 2026, Erny menjelaskan, saat ini proses rekrutmen sudah memasuki tahap uji kompetensi. Sebelumnya, pendaftaran telah dibuka sejak 8 Mei 2026 dan peserta yang lolos administrasi kini mengikuti seleksi lanjutan.

“Sekarang sedang proses uji kompetensi. Jadi selesai tes administrasi, yang lolos mengikuti tahapan berikutnya,” terangnya.

BPS Kabupaten Malang sendiri membutuhkan sekitar 2.500 petugas sensus yang nantinya akan diterjunkan ke lapangan selama kurang lebih dua setengah bulan, mulai 15 Juni hingga akhir Agustus 2026.

Erni menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan bagi calon petugas sensus. Selain bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), pelamar minimal lulusan SMA sederajat dan diutamakan berdomisili di Kabupaten Malang.

“Diutamakan yang berdomisili di lokasi karena lebih efisien waktu dan tenaga,” katanya.

Selain itu, peserta juga diwajibkan mampu mengoperasikan smartphone atau tablet karena proses pendataan sudah sepenuhnya menggunakan sistem digital.

“Kita sekarang sudah tidak pakai kertas lagi. Semua menggunakan piranti digital untuk merekam data,” jelas Erny.

Kemampuan bekerja sama dalam tim hingga memiliki kendaraan bermotor juga menjadi pertimbangan penting mengingat mobilitas petugas cukup tinggi saat melakukan pendataan di lapangan.

Tidak hanya lolos seleksi administrasi dan uji kompetensi, calon petugas juga wajib mengikuti pelatihan yang akan dilaksanakan dalam tiga gelombang mulai awal Juni hingga pertengahan Juni 2026.

“Kalau saat pelatihan tidak hadir atau tidak lulus, tentu belum bisa ditetapkan menjadi petugas,” ujar Erni.

Sementara itu, bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar, Erni memastikan belum ada pembukaan tambahan rekrutmen. Seluruh pelamar yang sudah masuk akan dimasukkan dalam basis data Mitra Statistik BPS.

“Tidak ada pendaftaran lagi sampai saat ini. Jadi kalau ingin informasi terbaru bisa follow media sosial dan website kami,” katanya.

Perempuan yang pernah menjabat sebagai Kepala BPS Kota Malang ini meminta semua pihak turut mensukseskan Sensus Ekonomi yang diselenggarakan setiap 10 tahun ini dengan memberikan jawaban yang jujur pada petugas yang akan melakukan pendataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....