Flushing Bendungan Wlingi-Lodoyo Blitar, Jaga Operasional Irigasi dan PLTA

  • 18 Mei 2026 18:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Aktivitas flushing atau pladu kembali dilakukan Perum Jasa Tirta I (PJT I) di Bendungan Wlingi Raya dan Bendungan Lodoyo, Kabupaten Blitar, mulai 18 hingga 22 Mei 2026.

Kegiatan tahunan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian sedimentasi agar fungsi bendungan tetap berjalan optimal.

Selama lima hari pelaksanaan, PJT I menargetkan penggelontoran sedimen hingga 600 ribu meter kubik ke arah hilir sungai.

Jumlah tersebut berasal dari Bendungan Wlingi Raya sebesar 350 ribu meter kubik dan Bendungan Lodoyo sebanyak 250 ribu meter kubik.

Proses flushing dilakukan dengan membuka pintu bendungan secara bertahap sehingga endapan lumpur dan material sedimentasi dapat terbawa aliran air menuju hilir.

Kepala Divisi Jasa Asa Wilayah Sungai Brantas PJT I Agung Nugroho mengatakan sedimentasi menjadi persoalan rutin yang harus dikendalikan agar kapasitas tampung bendungan tidak terus menurun.

Menurutnya, jika sedimentasi dibiarkan menumpuk, aliran air menuju saluran irigasi dapat terganggu dan berdampak pada pasokan air pertanian maupun kinerja pembangkit listrik tenaga air.

"Bendungan ini memiliki fungsi penting untuk irigasi dan PLTA, sehingga sedimentasi harus rutin dibersihkan agar pelayanan tetap maksimal," katanya, Senin (18/5/2026).

Bendungan Wlingi Raya dan Lodoyo diketahui menopang kebutuhan air Sistem Irigasi Lodagung yang mengairi sekitar 12.200 hektare lahan pertanian di wilayah Blitar dan Kediri.

Selain menjaga pasokan air pertanian, flushing juga dilakukan untuk menjaga area intake tetap bersih sehingga aliran air menuju turbin PLTA tidak terganggu.

PJT I memastikan proses flushing dilakukan dengan pemantauan ketat guna mengantisipasi dampak terhadap kondisi sungai di wilayah hilir.

"Dengan pembersihan sedimen di area intake (pintu masuk air), kami ingin menjamin distribusi air ke sawah-sawah petani tetap lancar," ujar dia.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai juga diminta berhati-hati dan tidak beraktivitas terlalu dekat dengan aliran sungai selama proses flushing berlangsung karena debit air dapat meningkat sewaktu-waktu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....