Periode 8 hingga 14 Mei, BMKG Catat 226 Gempa di Jatim

  • 17 Mei 2026 20:12 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat 226 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama periode 8 hingga 14 Mei 2026.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan magnitudo terbesar pada periode tersebut mencapai M4,03, sedangkan magnitudo terkecil tercatat M1,09.

“Pada Periode 08-Mei-2026 s.d. 14-Mei-2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 226 kejadian gempa bumi,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).

Berdasarkan data BMKG, dari total kejadian tersebut terdapat 180 gempa dangkal, 45 gempa menengah, dan satu gempa dalam.
BMKG mencatat aktivitas gempa tertinggi terjadi pada 13 Mei 2026 dengan total 61 kejadian gempa bumi. Sementara jumlah gempa paling sedikit terjadi pada 8 Mei 2026 sebanyak 16 kejadian.

Ricko menjelaskan, aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya dipengaruhi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan Eurasia serta aktivitas patahan lokal.

“Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” katanya.

Meski aktivitas gempa cukup tinggi, BMKG memastikan tidak ada gempa bumi yang dirasakan masyarakat selama periode tersebut.

“Pada bulan ini tidak terdapat kejadian gempabumi dirasakan,” ujar Ricko.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi melalui kanal resmi BMKG.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....