BMKG Imbau Warga Kabupaten Malang Waspadai Informasi Gempa
- 15 Mei 2026 08:19 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi gempa bumi maupun peringatan dini tsunami yang sumbernya tidak jelas.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan masyarakat perlu memperoleh informasi resmi hanya dari BMKG agar tidak terpengaruh kabar bohong atau informasi yang belum terverifikasi.
“Kami menyampaikan pada seluruh pendengar untuk tetap mendapatkan informasi yang valid terkait gempa bumi dan peringatan dini tsunami hanya dari BMKG saja dan tidak mudah terpengaruh terhadap informasi yang kurang jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Ricko meminta masyarakat tetap waspada sekaligus mengikuti perkembangan informasi resmi melalui kanal BMKG, baik aplikasi maupun media sosial resmi.
“Tetap tenang dan tetap waspada ikuti informasi dari BMKG selalu di info BMKG dan aplikasi info BMKG dan media sosial lainnya,” katanya.
Sebelumnya, BMKG mencatat selama periode 1 hingga 7 Mei 2026 terjadi 179 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Dari jumlah tersebut, magnitudo terbesar tercatat mencapai 3,7, sedangkan magnitudo terkecil 1,0. Mayoritas gempa didominasi gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer sebanyak 156 kejadian.
BMKG juga mencatat puncak aktivitas gempa terjadi pada 7 Mei 2026 dengan total 50 kejadian gempa bumi. Sementara jumlah paling sedikit terjadi pada 6 Mei 2026 dengan 12 kejadian.
Meski demikian, Ricko memastikan tidak ada gempa bumi yang dirasakan masyarakat selama periode tersebut.
“Nah dari 179 kejadian gempa bumi tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurut BMKG, aktivitas gempa di Jawa Timur dipengaruhi pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia serta aktivitas sesar aktif di wilayah daratan Pulau Jawa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....