Menjelang Iduladha, Teliti sebelum Memilih Hewan Kurban
- 11 Mei 2026 14:18 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, masyarakat diminta lebih teliti saat memilih hewan kurban agar terhindar dari hewan yang sakit maupun tidak layak disembelih.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Dewi Masitoh, mengatakan hewan kurban yang sehat dapat dikenali melalui kondisi fisik dan perilakunya. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya melihat ukuran tubuh hewan, tetapi juga perlu memperhatikan gerak, mata, hingga kondisi mulut dan kulit ternak.
“Harus dilihat cara jalannya, apakah pincang atau tidak. Matanya cerah atau tidak, kemudian dipastikan tidak cacat dan tidak sakit,” ujar Dewi dalam Dialog Malang Menyapa, Senin, 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hewan yang terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) biasanya mengeluarkan air liur berlebihan dan memiliki luka di dalam mulut seperti sariawan. Sementara penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dapat dikenali melalui munculnya benjolan pada kulit ternak.
| Baca juga: Kasus Cacing Hati Ditemukan di Probolinggo |
Selain memeriksa kondisi fisik, masyarakat juga diminta memastikan hewan kurban memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan setempat.
Perempuan yang juga merupakan dokter hewan ini menambahkan, syarat usia hewan kurban juga perlu diperhatikan. Sapi minimal berusia dua tahun, sedangkan kambing minimal satu tahun. Menurutnya, usia ternak dapat dilihat dari pergantian gigi seri.
“Kalau gigi serinya sudah tanggal kemudian tumbuh gigi tetap, itu berarti dia sudah boleh untuk disembelih sebagai hewan kurban,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat segera melapor ke dinas apabila ingin memastikan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum hari penyembelihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....