KAI Daop 7 Perkuat Kampanye Anti Pelecehan Seksual

  • 11 Mei 2026 08:37 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mempertegas komitmennya dalam menciptakan ruang publik yang aman dan bebas dari pelecehan seksual.

Melalui kolaborasi dengan komunitas pencinta kereta api RF Pecel +63 Madiun, KAI menggelar kampanye serta sosialisasi pencegahan pelecehan seksual di area stasiun dan dalam perjalanan kereta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif, sekaligus melibatkan generasi muda untuk berperan aktif menyuarakan pesan anti kekerasan seksual.

Dalam aksi tersebut, para peserta melakukan penandatanganan petisi komitmen bersama, edukasi langsung kepada pelanggan, serta membentangkan banner berisi imbauan penolakan terhadap segala bentuk pelecehan.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa kereta api.

"Melalui kolaborasi dengan RF Pecel +63 Madiun, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyebarkan pesan positif. Kami mengedukasi pelanggan agar berani bersuara, berani melapor, dan tidak ragu meminta pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan indikasi pelecehan seksual," ujarnya, Senin (11/5/2026).

Ia menegaskan bahwa KAI menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual. Perusahaan akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang terbukti melanggar, baik di area stasiun maupun di dalam kereta api.

"KAI tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual. Oknum yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi administratif tegas, termasuk masuk dalam daftar hitam (blacklist), sehingga tidak dapat menggunakan layanan KA dalam jangka waktu tertentu hingga permanen," tegasnya.

Selain kampanye langsung di lapangan, KAI juga terus mengoptimalkan fitur pendukung keselamatan pelanggan, seperti Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini memungkinkan pelanggan perempuan melihat posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang di sekitarnya sebagai upaya tambahan dalam menciptakan rasa aman.

KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang selamat dan tepat waktu, tetapi juga memastikan seluruh pelanggan terlindungi dari tindakan yang melanggar norma dan hukum.

Upaya ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan transportasi publik yang lebih peduli, responsif, dan berani melawan pelecehan seksual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....