QRISMA FEST 2026 Padukan Tradisi dan Digitalisasi di HUT Kota Malang

  • 09 Mei 2026 20:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Malang menutup rangkaian Kenduri Lawasan QRISMA FEST 2026 melalui Closing Ceremony bertema “Memorabilia QRIS: Dari Tradisi ke Transaksi”, Jumat (8/5/2026) di Gedung Kesenian Gajayana. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang sekaligus penguatan kolaborasi budaya dan digitalisasi pembayaran.

Acara dibuka dengan Tari Beskalan Putri Malangan dan ditutup pertunjukan ludruk Genaro Ngalam berjudul “Ambisi Sambel Trasi”. Dalam kesempatan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang bersama Pemerintah Kota Malang juga menerima Rekor MURI atas capaian “Penjualan Jajanan Pasar Varian Terbanyak Menggunakan QRIS”.

Penutupan QRISMA FEST 2026 dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang Indra Kuspriyadi, Kepala OJK Malang, jajaran Forkopimda, pimpinan perbankan, organisasi perangkat daerah, hingga masyarakat umum dengan jumlah peserta lebih dari 500 orang.

Kepala KPwBI Malang Indra Kuspriyadi mengatakan QRISMA FEST menjadi momentum memperkuat sinergi budaya dan digitalisasi ekonomi di Kota Malang. Menurut dia, pelestarian tradisi dapat berjalan beriringan dengan penguatan transaksi digital masyarakat.

“Kami ingin tradisi tetap lestari, sekaligus mendorong masyarakat semakin akrab dengan transaksi digital,” ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai QRISMA FEST membuktikan modernisasi tidak harus meninggalkan budaya lokal. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia dan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat identitas sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk mewujudkan Kota Malang yang semakin mbois dan berkelas,” kata Wahyu.

Selain seremoni penutupan, QRISMA FEST 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan dan kompetisi. Di antaranya Malang Merchant QRIS Race yang melibatkan 1.120 merchant dari 42 bank dengan total 106.162 transaksi QRIS, workshop digitalisasi pembayaran untuk UMKM, lomba Kampung Bersih, Amazing Race pelajar SD, lomba kreasi tumpeng, hingga kompetisi konten promosi wisata heritage Kayutangan.

Bank Indonesia Malang menyebut rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 4 hingga 8 Mei 2026 itu diharapkan mampu mempercepat perluasan digitalisasi pembayaran di Kota Malang. Sinergi antara pemerintah, perbankan, OJK, komunitas wisata dan pelaku usaha diyakini dapat memperkuat daya saing UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....