YDSF Hadirkan Beasiswa dan Pemberdayaan Berkelanjutan Masyarakat

  • 07 Mei 2026 09:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Malang terus memperkuat program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan. Tidak hanya memberikan bantuan finansial, YDSF juga menghadirkan pendampingan hingga pelatihan keterampilan bagi para penerima manfaat.

Manager Pendayagunaan YDSF Malang, Khabib Qhoiril Akbar, S.Sos menjelaskan bahwa YDSF yang telah berdiri selama 39 tahun kini fokus menciptakan program yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Tujuan kami bukan sekadar membantu, tetapi memberdayakan. Jadi penerima manfaat bisa mandiri dan berkembang,” ujarnya dalam program Indonesia Cerdas di PRO 1 RRI Malang, Kamis 7 Mei 2026.

Salah satu program unggulan YDSF adalah Generasi Islam Al Falah (Gensif), yakni program beasiswa bagi mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi. Selain bantuan UKT, mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan pelatihan kepemimpinan dan pendampingan sosial.

Menariknya, mahasiswa penerima beasiswa Gensif diwajibkan menjadi mentor bagi adik-adik penerima beasiswa tingkat SD hingga SMA melalui program Pena Bangsa.

“Jadi mahasiswa tidak hanya menerima bantuan, tapi juga belajar berbagi ilmu dan pengalaman kepada adik-adik binaan,” jelas Khabib.

Selain pendidikan formal, YDSF juga memiliki program khusus bagi penyandang tunanetra melalui penyediaan Al-Qur’an Braille dan pelatihan mengaji rutin dua kali seminggu.

“Kami ingin teman-teman disabilitas punya akses pendidikan spiritual yang sama,” katanya.

Tidak berhenti di sana, YDSF juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi seperti Lactova Empowerment di Kota Batu. Program tersebut mendampingi peternak sapi perah skala mikro agar lebih berkembang melalui bantuan indukan sapi, pelatihan, hingga kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya.

Program tersebut bahkan berhasil meraih penghargaan tiga besar nasional dalam ajang SDGs Action Awards 2025 kategori filantropi.

“Kami ingin zakat, infak, dan sedekah benar-benar menjadi solusi sosial yang nyata,” tambah Khabib.

Sementara itu, donatur YDSF Malang, Sidta Irawati mengaku merasa tenang karena setiap donasi yang diberikan selalu dilaporkan secara transparan.

“Setiap bulan ada laporan program dan dokumentasi. Jadi kita tahu uang yang kita salurkan benar-benar bermanfaat,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....