Pembangunan RSUD Ar Rozy Disorot, DPRD Temukan Sejumlah Lantai Belum Rampung

  • 06 Mei 2026 16:24 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Proyek pembangunan RSUD Ar Rozy menuai sorotan setelah Komisi III DPRD Kota Probolinggo menemukan sejumlah bagian gedung yang belum selesai dan belum dapat difungsikan.

Temuan tersebut terungkap saat Komisi III melakukan peninjauan langsung usai rapat kerja bersama manajemen RSUD Ar Rozy.

Dalam pengecekan itu, dewan mendapati lantai 3 dan 4 belum terselesaikan sama sekali.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan mengaku terkejut dengan kondisi di lapangan yang dinilai tidak sesuai dengan tampilan luar bangunan.

“Kami naik ke lantai 3 dan 4. Gedungnya memang besar, tetapi bagian dalamnya belum selesai dan belum bisa digunakan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Selain itu, kondisi lantai 2 disebut baru selesai dibangun dan mulai dapat difungsikan, meski belum sepenuhnya optimal. Padahal, proyek pembangunan rumah sakit tersebut telah dimulai sejak tahun 2021 dengan anggaran yang cukup besar.

Muchlas menegaskan, pihaknya akan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo untuk memastikan perencanaan dan realisasi pembangunan.

Menurutnya, jika seluruh lantai gedung ingin difungsikan, maka pemerintah daerah masih harus menyiapkan tambahan anggaran yang tidak sedikit.

“Kalau ingin memanfaatkan lantai 2, 3, dan 4, tentu harus ada alokasi anggaran lagi karena bagian dalamnya belum dibangun,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Ar Rozy memang dirancang secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Ia menyebut, pada tahap awal pembangunan difokuskan pada struktur utama hingga bagian luar gedung, serta penyelesaian penuh pada lantai dasar.

“Yang dibangun secara lengkap adalah lantai satu, termasuk IGD, poliklinik, lobby utama dan ruang rawat inap. Sementara lantai atas baru berupa struktur atau lantai dasar saja,” jelasnya.

Menurutnya, total anggaran yang telah digunakan untuk pembangunan awal mencapai sekitar Rp161 miliar. Sedangkan untuk menyelesaikan seluruh gedung sesuai rencana, dibutuhkan anggaran hingga sekitar Rp500 miliar.

Meski belum rampung sepenuhnya, sejumlah fasilitas penunjang seperti gedung gizi, laundry dan ruang pemulasaraan jenazah telah dibangun secara bertahap.

Pemerintah daerah pun masih perlu menyiapkan tambahan anggaran agar seluruh fungsi layanan di RSUD Ar Rozy dapat berjalan optimal sesuai rencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....