Hari Buruh: Suara Buruh Minta Pemerintah Lebih Peduli
- 01 Mei 2026 21:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Momentum Hari Buruh Internasional atau Mayday, 1 Mei 2026 dimanfaatkan para pekerja untuk menyuarakan harapan kepada pemerintah. Mereka menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan hak buruh.
Gofur, seorang buruh pabrik di Malang Selatan, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menilai perjuangan buruh masih berlangsung dan membutuhkan dukungan nyata dari pemangku kebijakan.
“Hari ini bukan sekedar perayaan, tetapi juga pengingat perjuangan buruh masih terus berjalan,” ujar Gofur (1/5/2026).
Ia berharap suara buruh tidak hanya didengar pada momen tertentu saja.
Menurutnya, buruh ingin dilibatkan dalam kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka. Hal ini mencakup aspek kesejahteraan, perlindungan hukum, hingga hubungan kerja yang adil.
Gofur juga menyoroti pentingnya keseimbangan relasi antara pekerja dan perusahaan. Ia menilai hubungan yang saling menghargai akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.
Selain itu, ia berharap pemerintah dapat lebih serius dalam memastikan hak-hak buruh terlindungi. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah ketimpangan dan eksploitasi tenaga kerja.
“Semoga ke depan kesejahteraan buruh semakin diperhatikan, hak-hak kami dilindungi,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang lebih seimbang dan berkeadilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....