April 2026, Stasiun Geofisika Malang Catat 705 Gempa di Jatim
- 01 Mei 2026 12:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat sebanyak 705 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama April 2026. Aktivitas gempa tersebut didominasi gempa dangkal akibat pertemuan lempeng tektonik dan aktivitas patahan lokal.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan magnitudo terbesar yang tercatat selama periode April 2026 mencapai M 4,88, sedangkan magnitudo terkecil sebesar M 0,92.
“Pada Bulan April 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 705 kejadian gempa bumi,” ujarnya, Kamis (1/5/2026).
Berdasarkan data BMKG, dari total kejadian tersebut terdapat 547 gempa dangkal, 157 gempa menengah, dan satu gempa dalam.
Ricko menjelaskan, aktivitas kegempaan di Jawa Timur dipengaruhi oleh pertemuan lempeng Indo-Australia dengan Eurasia, serta sejumlah patahan aktif di wilayah setempat.
“Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” katanya.
BMKG mencatat kejadian gempa terbanyak terjadi pada 20 April 2026 dengan jumlah 52 kali gempa. Sementara jumlah paling sedikit terjadi pada 23 April 2026 sebanyak 14 kejadian.
Selama April 2026, BMKG juga mencatat satu kejadian gempa bumi yang dirasakan masyarakat. Namun, tidak dilaporkan adanya dampak kerusakan signifikan akibat peristiwa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi di wilayah Jawa Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....