Kota Malang Perkuat Mitigasi Bencana: Punya 23 EWS Banjir dan 1 EWS Tanah Longsor
- 29 Apr 2026 14:43 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Penanggulagan Bencaan Daerah (BPBD) Kota Malang terus memperkuat upaya mitigasi bencana di tengah potensi cuaca ekstrem dengan mengoptimalkan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang terpasang di 24 lokasi.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah memasang puluhan alat pemantau di berbagai titik rawan.
“Kami memiliki 24 EWS, 23 adalah EWS untuk banjir dan satu EWS untuk tanah ongsor yang terhubung dengan internet,” ujarnya dalam Halo RRI, ketika ditanya mengenai mitigasi bencana banjir di Kota Malang, Rabu, 29 April 2026.
EWS banjir adalah teknologi sistem peringatan dini yang memantau curah hujan dan tinggi muka air sungai secara real time untuk mendeteksi potensi banjir. Menurutnya, sistem tersebut dilengkapi sensor yang mampu mendeteksi potensi bahaya secara cepat.
“Ketika terjadi peningkatan debit air di titik rawan, sensor akan men-trigger dan menyalakan sirene sebagai peringatan dini,” jelas Prayitno.
Selain itu, BPBD juga tengah mengembangkan sistem notifikasi agar informasi bisa langsung diterima masyarakat.
“Ke depan, sistem ini akan mengirimkan pesan ke RT, lurah, hingga warga yang berpotensi terdampak,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga terus dilakukan untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala.
“Kami menerima update cuaca setiap dua jam dan langsung kami distribusikan ke wilayah agar meningkatkan kewaspadaan,” tutup Prayitno. (Esty/Meuthia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....