Bawaslu Kota Malang Perketat Pengawasan Data Pemilih Bermasalah
- 28 Apr 2026 18:51 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Meskipun saat ini bukan tahapan Pemilu namun Bawaslu Kota Malang memperketat pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) setelah menemukan ribuan data pemilih bermasalah.
Ketua Bawaslu Kota Malang, Mochamad Arifudin, mengungkapkan bahwa dari hasil pengawasan, jumlah data pemilih mencapai 677.336 orang. Namun, terdapat 4.549 data pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) serta 7.956 pemilih baru yang belum terdaftar.
“Pengawasan ini kami lakukan secara berkelanjutan untuk memastikan data pemilih benar-benar akurat dan valid,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu telah memberikan saran perbaikan dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Pengawasan akan terus dilakukan secara rutin setiap bulan, triwulan, hingga semester.
Selain itu, Bawaslu juga melakukan uji petik di 5 kecamatan dengan metode turun langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan kelurahan dan RT/RW.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat validasi data di lapangan sekaligus menjaga integritas daftar pemilih menjelang tahapan pemilu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....