Jaga Kesehatan Pekerja, KAI Daop 7 Gelar MCU Serentak

  • 22 Apr 2026 15:56 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau medical check up (MCU) bagi seluruh pekerjanya.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebugaran sekaligus memastikan kesiapan personel dalam mendukung operasional kereta api yang aman dan andal.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kondisi kesehatan pekerja sangat berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan kereta api serta pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui MCU ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental, sehingga dapat bekerja optimal dan menjaga keselamatan operasional," ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Pelaksanaan MCU dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan yang tersebar di wilayah kerja Daop 7, seperti Klinik Mediska Madiun, Klinik Mediska Blitar, Klinik Mediska Kertosono, serta Laboratorium Sima Kediri.

Pemeriksaan meliputi tahapan lengkap, mulai dari registrasi, pengambilan sampel darah dan urin, pengecekan tanda vital, hingga pemeriksaan lanjutan seperti jantung (EKG), mata, radiologi, dan konsultasi dokter.

Khusus untuk petugas operasional seperti masinis, kondektur, teknisi, hingga petugas pengatur perjalanan kereta, pemeriksaan juga mencakup tes pendengaran serta skrining narkoba guna memastikan kesiapan kerja di lapangan.

Tohari menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah deteksi dini terhadap potensi penyakit. Dengan pemeriksaan berkala, kondisi kesehatan pekerja dapat dipantau secara akurat, sehingga tindakan pencegahan maupun pengobatan bisa dilakukan lebih cepat.

Selain itu, data hasil MCU juga menjadi acuan bagi perusahaan dalam menjaga produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Pemeriksaan kesehatan rutin ini dianjurkan dilakukan setiap enam hingga dua belas bulan agar kondisi tubuh dapat terpantau secara optimal.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, pekerja semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan baik dan standar keselamatan bisa terus ditingkatkan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....