Peserta PKN II Kota Batu Didorong Kembangkan Terobosan Layanan Publik Digital
- 22 Apr 2026 07:02 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu – Para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dari Kota Batu didorong untuk mengembangkan terobosan layanan publik berbasis digital. Dorongan itu disampaikan Wali Kota Batu, Nurochman, saat menerima lima peserta PKN II di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para peserta diminta segera mengimplementasikan sistem layanan digital yang terintegrasi. Berbagai gagasan strategis, seperti penguatan layanan kedaruratan digital hingga validasi data sosial yang lebih akurat, diharapkan tidak berhenti sebagai konsep semata.
Wali Kota Nurochman menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus menjadi kunci transformasi birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Gagasan mengenai smart city dan layanan digital yang dibawa teman-teman peserta PKN harus segera dikonkretkan. Saya ingin sepulangnya dari pelatihan, ada perubahan nyata dalam kecepatan pelayanan publik di Kota Batu yang lebih transparan dan efisien bagi masyarakat," tegas Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur tersebut.
Lima peserta PKN II asal Kota Batu yang hadir meliputi Kepala Dinas PUPR Esty Dwiastuty, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dian Fachroni, Kepala Dinas Sosial Lilik Fariha, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Agung Sedayu, serta Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Thomas Wunang Tjahjo.
Menurut Nurochman, keikutsertaan para pejabat eselon II itu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan birokrasi sekaligus mencari solusi atas beragam tantangan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa hasil pelatihan harus diwujudkan dalam bentuk program terukur yang berdampak langsung bagi warga.
"Ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama PKN harus dibawa pulang untuk memperkuat pelayanan publik serta menjawab kebutuhan riil masyarakat Kota Batu," tambah Cak Nur.
Para peserta pun menyampaikan rencana inovasi lintas sektor, mulai dari penataan infrastruktur terintegrasi hingga penggunaan data digital untuk ketepatan penyaluran bantuan sosial. PKN II diharapkan mampu mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif, kolaboratif, serta bekerja cepat dan tepat demi kemajuan Kota Batu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....