Lonjakan Harga Plastik, Penjualan Daun Pisang Naik 3 Kali Lipat

  • 20 Apr 2026 17:13 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kenaikan harga plastik akibat konflik di Timur Tengah berdampak pada meningkatnya permintaan daun pisang sebagai alternatif pembungkus. Pengelola sekaligus penjual daun pisang di Sukopuro, Luring, Jabung Kabupaten Malang, Ilmiatul Farida, menyebut penjualannya melonjak drastis hingga tiga kali lipat.

“Kalau peningkatan penjualannya itu ngelonjak tiga kali lipat dari biasanya sebelum harga plastik naik,” ujar Ilmiatul, Senin (20/4/2026).

Lonjakan ini terjadi dalam waktu singkat seiring naiknya harga bahan plastik di pasaran.

Sebelum kenaikan harga plastik, Ilmiatul menjelaskan bahwa jumlah pesanan masih dalam kondisi normal. Rata-rata penjualan daun pisang hanya mencapai 1.500 gepit per hari.

“Pesanannya ya normal 1.500 gepit per hari,” katanya.

Jumlah tersebut mencerminkan permintaan pasar yang stabil sebelum terjadi gejolak harga plastik.

Namun kini, permintaan meningkat tajam hingga mencapai 4.500 gepit per hari. Kenaikan ini menunjukkan adanya pergeseran kebutuhan konsumen ke bahan yang lebih alami.

Ilmiatul menyebut peningkatan ini juga dipengaruhi oleh pelaku usaha makanan yang mulai beralih dari plastik. Daun pisang dinilai lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis dalam kondisi tertentu.

Untuk harga, Ilmiatul menjelaskan bahwa saat ini daun pisang dijual Rp8.000 per gepit untuk wilayah Surabaya. Harga tersebut masih relatif stabil meskipun terjadi lonjakan permintaan.

“Harganya ini per gepitnya kalau dijual ke Surabaya itu Rp8.000,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa harga masih belum mengalami perubahan signifikan hingga saat ini.

Meski demikian, faktor biaya operasional seperti bahan bakar tetap menjadi pertimbangan ke depan. Jika harga BBM meningkat, bukan tidak mungkin harga daun pisang juga akan ikut naik.

“Kalau BBM ini jadi naik, ya harus ikut naik juga,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penyesuaian harga akan dilakukan dengan melihat kondisi biaya distribusi dan operasional.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....