Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) Angkatan 28 & 29 Korwil Nusantara 10 dengan peserta dari RRI Surabaya, RRI Malang, RRI Madiun, RRI Jember dan RRI Sumenep resmi digelar (Foto: RRI/Dilla)
RRI.CO.ID, Malang - Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) Angkatan 28 & 29 Korwil Nusantara 10 dengan peserta dari RRI Surabaya, RRI Malang, RRI Madiun, RRI Jember dan RRI Sumenep resmi digelar. Kegiatan ini dibuka oleh tuan rumah penyelenggara UKWR RRI Malang di Auditorium Seni dan Budaya pada Minggu 19 April 2026.
UKWR kali ini diikuti sejumlah 65 peserta dengan beberapa kategori jenjang mulai dari jenjang utama 2 orang, jenjang madya 9 orang. Untuk jengang madya, dari angkatan 28 ada 4 orang dan angkatan 29 5 orang. Sementara jenjang muda diikuti total peserta 54 orang dari Korwil Nusantara 10 RRI Jawa Timur.
Kepala Stasiun RRI Malang, Diana Rusnawati sebagai tuan rumah penyelenggara memberikan sambutanya. Ia mengatakan terima kasih dan apresiasinya kepada Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), I Hendrasmo atas dukungan perhatian terhadap acara ini.
"Terima kasih atas dukungan, perhatian dan kesediaan Dirut RRI hadir dalam pembukaan UKWR melalui virtual pada kesempatan pagi ini," ujar Diana, Minggu (19/4/1026).
Diana juga mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pihak atas terselenggaranya acara pembukaan UKWR ini."Terima kasih juga kepada seluruh pihak atas kontribusinya terhadap penyelenggaran acara ini," ungkapnya.
Sementara Direktur Utama (Dirut) RRI, I Hendrasmo dalam acara pembukaan UKWR ini menegaskan RRI harus menjadi media terpercaya. Selain media terpercaya, RRI juga harus bisa menjadi media yang relevan dalam disrupsi digital seperti sekarang ini.
"Inilah PR buat RRI supaya kita menjadi media yang terpercaya dan verifikator serta bisa menjadi media yang relevan ditengah disrupsi digital," jelasnya.
Hendrasmo berharap UKWR ini bisa menjadi langkah RRI untuk meningkatkan kualitas karya jurnalistiknya dan memperkuat RRI menghadapi Disrupsi Digital. "UKWR ini diharapkan dapat memperkuat RRI dan kualitas karya jurnalistik RRI supaya masyarakat memberikan perhatian kembali kepada RRI," pungkasnya.