Komentar Menuai Sorotan, KMP Ngoran Blitar Sampaikan Penjelasan

  • 18 Apr 2026 17:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar menjadi perhatian publik setelah balasan komentar di akun TikTok @kopdes_merahputih_ngoran menuai sorotan warganet.

Respons yang dinilai kurang tepat dan terkesan sarkas tersebut memicu beragam reaksi di media sosial, hingga akhirnya ramai diperbincangkan.

Peristiwa ini bermula dari unggahan pada 6 September 2025, saat akun @Faisal Nugraha6 memberikan komentar terkait peran koperasi terhadap UMKM desa. Ia menilai produk yang dijual seharusnya lebih berfokus pada hasil UMKM lokal.

Namun, balasan admin yang berbunyi “hadeeeeeeeeh selain donatur dilarang ngatur 🤣” justru memantik respons negatif dari pengguna lain dan menyebar luas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KMP Desa Ngoran, Agus Dariyanto, menyampaikan penjelasan sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat.

"Jika dalam penyampaian kami ada bahasa yang kurang arif dan bijaksana, kami mewakili pengurus menyampaikan permohonan maaf,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, respons tersebut merupakan bagian dari semangat tim dalam memperkenalkan koperasi, namun diakui cara penyampaiannya belum tepat.

Pihaknya juga telah melakukan evaluasi internal serta pembinaan terhadap tim pengelola media sosial agar ke depan lebih bijak dalam berkomunikasi di ruang digital.

"Secara internal sudah kami lakukan monitoring dan evaluasi, termasuk pembinaan terhadap tim. Harapannya ke depan lebih baik dalam bermedia sosial," imbuhnya.

Meski menuai sorotan, Agus memastikan aktivitas koperasi tetap berjalan dan terus berkembang. KMP Desa Ngoran yang berdiri sejak 25 Mei 2025 itu telah menggandeng pelaku UMKM lokal, seperti produsen susu etawa dan kopi lokal.

"Kami ingin koperasi ini menjadi wadah bagi UMKM lokal agar bisa berkembang bersama," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....