Volume Sampah Sungai di Kota Pasuruan Setiap Hari Capai 4 Kubik Sampah

  • 17 Apr 2026 18:21 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Pemerintah Kota Pasuruan.

Setiap harinya, volume sampah sungai welang maupun gembong yang diangkut, cukup tinggi. Bahkan mencapai empat kubik sampah.

Kepala Dinas PUPR kota Pasuruan, Gustap Purwoko mengatakan, jumlah ini naik dua kali lipat saat hujan ataupun kejadian banjir di kota Pasuruan.

"Kalau pas hujan atau banjir, volumenya tambah banyak dua kali lipat dari biasanya," kata Gustap di sela-sela kesibukannya, Jumat (17/4/2026).

Hingga kini, sampah masih kerap ditemukan di sungai. Dinas PUPR Kota Pasuruan menurunkan personelnya untuk mengangkut sampah dengan menggunakan tiga buah pick up.

Kata Gustap, rata rata dalam sehari, ada empat buah sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Blandongan, Bugulkidul. Rata rata sampah yang diperoleh ini beragam. Ada sampah rumah tangga, hingga kayu.

"Kalau dirata rata sekitar empat kubik yang bisa kami peroleh dari sejumlah sungai di kota pasuruan. Sampah rumah tangga mendominasi," katanya.

Gustap menyebut jumlah sampah yang diperoleh oleh petugas sumber daya air (SDA) bisa naik lipat dua saat musim hujan. Seringkali saat hujan datang, sungai meluap dan menyebabkan banjir di kota pasuruan. Banyak sampah yang ikut terbawa.

Mayoritas sampah kayu dan, barongan. Sampah ini yang disinyalir menjadi penyebab sungai meluap. Setiap banjir, sampah yang diangkut mencapai delapan kubik. Harus diangkut menggunakan delapan pikap ke TPA.

"Setiap hari, petugas SDA rutin membersihkan sungai. Mereka terjun mengambil sampah yag terbawa aliran sungai," pungkas Gustap
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....