BMKG Stasiun Geofisika Malang: 181 Gempa Terjadi Sepekan
- 17 Apr 2026 11:29 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Malang mencatat 181 gempa terjadi di Jawa Timur selama 10-16 April 2026.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya didominasi gempa dangkal.
Ia mengatakan, dari total 181 kejadian, gempa dengan magnitudo terbesar mencapai 4,23 dan terkecil 0,92.
“Pada Periode 10 April 2026 hingga 16 April 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 181 kejadian gempa bumi. Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 4.23 dan magnitudo terkecil yaitu M 0.92,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ricko merinci, gempa dangkal tercatat sebanyak 142 kejadian, sedangkan gempa menengah sebanyak 39 kejadian. Tidak terdapat gempa dalam pada periode tersebut.
“Pada periode ini terdapat 142 kejadian gempa bumi dangkal, 39 kejadian gempa bumi menengah dan 0 kejadian gempa bumi dalam,” katanya.
Ia menambahkan, aktivitas gempa tertinggi terjadi pada 10 April 2026 dengan 42 kejadian, sedangkan terendah pada 15 April 2026 sebanyak 18 kejadian.
“Kejadian gempa bumi terbanyak terekam pada tanggal 10 April 2026 dengan jumlah 42 kejadian gempa bumi, sedangkan kejadian gempa bumi paling sedikit terekam pada tanggal 15 April 2026 dengan jumlah 18,” jelasnya.
Menurut Ricko, gempa di wilayah tersebut dipicu aktivitas pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia serta patahan lokal.
“Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal,” ujarnya.
Meski aktivitas cukup tinggi, BMKG memastikan tidak ada gempa yang dirasakan masyarakat selama periode tersebut.
“Pada bulan ini tidak terdapat kejadian gempa bumi dirasakan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....