Wagub Jatim Minta Distribusi Gas Elpiji Bersubsidi Tidak Disalahgunakan
- 16 Apr 2026 17:45 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Usai viral kasus penyalahgunaan elpiji bersubsidi yang berhasil diungkap Satreskrim Polres Pasuruan di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, turun langsung meninjau lokasi kejadian, Rabu (15/4/2026) siang.
Pantauan di lapangan, Emil hadir dengan didampingi pihak PT Pertamina Patra Niaga Malang serta Hiswana Migas Malang, yakni Dwi Hardono. Selama kunjungannya, Emil juga mengecek langsung ketersediaan elpiji di tingkat pangkalan dan masyarakat.
Menurutnya, distribusi gas subsidi harus kembali tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Tujuan saya datang ke sini untuk memastikan penyaluran gas elpiji bersubsidi harus kembali tepat sasaran. Jangan sampai disalahgunakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Emil mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam proses pembelian elpiji bersubsidi, salah satunya dengan menunjukkan identitas diri.
“Kita anjurkan pembelian menggunakan KTP agar sesuai sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan elpiji bersubsidi,” ujarnya.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyelewengan distribusi, sekaligus memastikan subsidi pemerintah tidak dinikmati oleh pihak yang tidak berhak.
Sementara itu, Koordinator Hiswana Migas Pasuruan Raya, Dwi Hardono, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap distribusi elpiji akan diperketat, mulai dari agen hingga pangkalan.
Ia juga mengapresiasi langkah kepolisian dalam membongkar kasus pengoplosan tersebut.
“Terimakasih kerjasama dari kepolisian yang telah mengungkap kasus ini, sehingga pengawasan bisa kembali ditingkatkan,” katanya.
Dwi menambahkan, saat ini kondisi pasokan elpiji 3 kilogram di wilayah Pasuruan Raya sudah kembali stabil, setelah sebelumnya sempat tersendat akibat kendala pengiriman.
“Kami memastikan penyaluran dan ketersediaan elpiji bersubsidi di masyarakat tetap terpenuhi. Pangkalan juga sudah mendapatkan pasokan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....