Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Tumbuh Positif
- 15 Apr 2026 21:09 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menunjukkan tren positif pada Triwulan I tahun 2026.
Peningkatan volume angkutan disertai ketepatan waktu perjalanan yang tinggi menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap moda transportasi kereta api.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Maret 2026, total volume angkutan barang mencapai 7.770.337 kilogram. Jumlah tersebut terdiri dari 4.077.425 kilogram barang loading dan 3.692.912 kilogram barang unloading.
"Capaian ini mengalami kenaikan sebesar 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 7.387.839 kilogram," ujar Tohari, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh optimalisasi layanan ritel dan paket, termasuk Barang Hantaran Paket (BHP) serta Parcel One Night Services (ONS). Selain itu, kontribusi angkutan internal untuk kebutuhan dinas dan satuan kerja juga turut menopang kinerja di awal tahun.
Tak hanya dari sisi volume, KAI Daop 7 Madiun juga mencatat performa ketepatan waktu yang impresif. Pada Triwulan I 2026, On Time Performance (OTP) keberangkatan kereta barang mencapai 99,20 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan berada di angka 97,08 persen.
Capaian tersebut dinilai menjadi nilai tambah bagi pelanggan, terutama dalam memastikan kepastian distribusi logistik yang aman dan tepat waktu.
"Ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama kami dalam mendukung kebutuhan distribusi barang para pelanggan," imbuh Tohari.
Ke depan, KAI Daop 7 Madiun terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui strategi fleksibilitas operasional, termasuk tetap mengoptimalkan layanan angkutan ritel pada hari libur.
"Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan service excellence, sekaligus memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu," imbuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....