Pemkot Batu Gaungkan Integrated Farming Apel demi Kembalikan Kejayaan Buah Lokal

  • 15 Apr 2026 04:53 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu – Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota, gencar mewujudkan visi besar mengembalikan kejayaan apel khas Kota Batu.

Komitmen itu diwujudkan dengan turun langsung menyusuri medan pegunungan untuk memastikan pengembangan ekosistem pertanian terpadu (integrated farming) berbasis apel berjalan sesuai rencana.

Dalam peninjauan yang dilakukan baru-baru ini, Nurochman menegaskan bahwa kawasan tersebut akan dikembangkan dengan konsep Integrated Farming Apel.

Program tersebut dirancang khusus untuk menghidupkan kembali masa keemasan apel Batu melalui penyediaan bibit unggul dan berkualitas, serta dukungan sarana prasarana pertanian yang ramah lingkungan.

"Kita ingin petani tidak hanya menanam, tapi memiliki ekosistem yang mandiri dari hulu ke hilir. Hutan terjaga fungsinya sebagai daerah tangkapan air, sementara petani mendapatkan manfaat ekonomi yang pasti," ujar Nurochman, Rabu (15/4/2026).

Kunjungan ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Pemerintah Kota Batu dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dengan pendekatan integrated farming, kawasan hutan tetap berfungsi sebagai daerah resapan air, sementara di bawahnya petani apel dapat beraktivitas tanpa merusak lingkungan.

Meski fokus utama pada pengembangan apel, Wali Kota juga menyempatkan diri menyapa wisatawan dan pelaku usaha ekonomi kreatif di kawasan tersebut.

Saat mengunjungi destinasi wisata Yeni Strawberry Petik Sendiri, Nurochman berdialog dengan para pengunjung dan pekerja lapangan untuk menyerap aspirasi terkait pengembangan wisata berbasis pertanian (agrowisata).

Menurutnya, sinkronisasi antara lahan pertanian warga dengan kawasan wisata sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pendapatan masyarakat desa.

Ia menekankan bahwa pola tanam yang beralih ke tanaman keras atau sistem agroforestri harus didukung dengan jaminan kenyamanan bagi petani dan daya tarik bagi wisatawan. Namun, apel tetaplah prioritas utama yang harus kembali berjaya di kota dingin ini.

Dengan program Integrated Farming Apel, Pemerintah Kota Batu berharap dalam waktu dekat kualitas dan kuantitas apel lokal mampu bersaing kembali, sekaligus menjadi ikon agrowisata yang membanggakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....