Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Blitar Awasi WNA
- 11 Apr 2026 12:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menggelar Operasi Wirawaspada 2026 secara serentak pada 7 hingga 9 April sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah kerjanya.
Operasi ini merupakan bagian dari langkah nasional dalam memastikan seluruh WNA yang berada di Indonesia mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan keimigrasian. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan rasa aman dan tertib di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, mengatakan bahwa pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan pemeriksaan di sejumlah titik yang dinilai menjadi konsentrasi keberadaan orang asing.
"Penentuan lokasi pengawasan didasarkan pada laporan masyarakat serta hasil pemetaan petugas di lapangan. Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa dokumen perjalanan dan menggali informasi terkait aktivitas orang asing," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Tak hanya di tempat tinggal, pengawasan juga menyasar WNA yang sedang melakukan perjalanan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara humanis, profesional, dan terkoordinasi dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Dalam operasi tersebut, petugas mengidentifikasi empat orang asing yang berada di wilayah Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar. Mereka diketahui berasal dari Jepang, Kolombia, dan Bangladesh.
Meski demikian, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian. Operasi ini diharapkan menjadi langkah preventif sekaligus memperkuat penegakan hukum keimigrasian di daerah maupun secara nasional.
Aditya menegaskan, pihaknya akan terus sigap dan tegas dalam menindak setiap dugaan pelanggaran keimigrasian. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan.
"Masyarakat dapat melaporkan keberadaan orang asing yang mencurigakan melalui barcode aplikasi PANDORA atau melalui WhatsApp di nomor yang telah disediakan," imbuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....