Stok Elpiji 3 Kg di Pasuruan Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
- 08 Apr 2026 14:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Ketersediaan LPG subsidi ukuran 3 kg di Pasuruan, tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Hal ini disampaikan Ketua 2 DPC Hiswana Migas Malang Raya, Dwi Hardono di sela-sela kesibukannya, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, ketahanan stok LPG secara nasional berada pada kisaran 20 hari ke depan. Ia menegaskan bahwa stok di tingkat depo yang hanya beberapa hari merupakan bagian dari sistem distribusi yang terus berjalan dan tidak mencerminkan kekurangan pasokan.
Namun secara gamblang Hardono menegaskan bahwa stok elpiji 3 kg tetap ada di setiap harinya dan tidak ada kenaikan. Yakni Rp 18 ribu di tingkat pangkalan.
"Kami memastikan bahwa stok elpiji 3kg tetap aman dan terkendali. Setiap hari ada distribusi ke seluruh agen sampai pangkalan, dan harganya tidak naik tetap 18 ribu di pangkalan," katanya.
Hanya saja, meski stok aman dan harga tak naik, Ko Han - sapaan akrab Koordinator Hiswana Migas Pasuruan Raya ini mengimbau masyarakat maupun siapa saja untuk tidak panic buying terhadap elpiji maupun BBM.
Sekalipun ingin mendapatkan elpiji 3 kg dengan harga eceran tertinggi (HET), ia mengimbau warga untuk membelinya di pangkalan terdekat.
"Contohnya untuk elpiji 3 kg, setiap rumah bisa memakai 2 tabung saja dalam satu minggu. Gak perlu beli banyak karena stok akan tetap ada, dan kalau pengen HET, ya belinya jangan di toko klontongan tapi di pangkalan," imbaunya.
Sementara itu, kebijakan pemerintah dengan tidak menaikkan harga elpiji 3 kg disambut bahagia masyarakat. Ika Rahmawati, warga Kelurahan Sebani, Kota Pasuruan salah satunya
"Ya alhamdulillah gak jadi naik. Kalau naik ya tambah susah mas, apa-apa sekarang naik semuanya," ungkapnya.
Diketahui, Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak menaikkan harga Elpiji 3 kg sejak awal 2026, meskipun terdapat gejolak harga energi global. Harga subsidi tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....