Angin Kencang Robohkan Pohon di Kabupaten Malang, Ini Penjelasan BMKG
- 08 Apr 2026 10:48 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Angin kencang yang terjadi di wilayah Poncokusumo dan Kepanjen hingga merobohkan sejumlah pohon, dipastikan merupakan dampak dari fenomena peralihan musim.
Kepala BMKG Klimatologi Jawa Timur, Anung Suprayitno, mengatakan, saat ini Malang Raya tengah memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau yang ditandai dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem.
“Periode ini adalah masa peralihan musim, yang ditandai kemunculan awan cumulonimbus,” ujarnya usai jadi narasumber di Pro2 FM RRI Malang, Rabu 8 April 2026.
Ia menjelaskan, awan cumulonimbus mudah dikenali dari kondisi pagi yang panas terik, kemudian muncul awan putih seperti bunga kol, hingga siang berubah menjadi gelap.
“Di bawah awan itu berpotensi terjadi hujan lebat, hujan es, puting beliung, dan badai guntur,” katanya.
| Baca juga: BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem saat Pancaroba |
Menurutnya, pada masa peralihan ini, intensitas dan frekuensi cuaca ekstrem meningkat, bahkan cakupan wilayahnya juga semakin luas.
“Dulu mungkin terjadi di titik tertentu, sekarang bisa lebih banyak lokasi,” tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada siang hingga sore hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....