Mengkhawatirkan, Banyak Kemasan Sachet Ditemukan dalam Brand Audit Oro-Oro Ombo
- 07 Apr 2026 18:26 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang: Sebagai dasar penyusunan strategi pengurangan sampah, Tim Percepatan Pengelolaan Sampah DLH Kota Batu bersama TPS3R Jalibar Berseri, kader PKK Desa Oro-Oro Ombo mengadakan kegiatan audit di halaman TPS3R Jalibar Berseri pada awal April. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan merk sampah, khususnya kemasan sekali pakai.
Audit ini dilakukan terhadap sampah yang dihasilkan dari aktivitas menganalisis karakter sampah/AKSA yang sudah dilakukan sebelumnya. Dari hasil pemilahan dan pencatatan, sampah didominasi oleh kemasan sachetdari berbagai produk kebutuhan sehari-hari seoerti sampo, sabun, detergen dan minuman instan. Hal ini menunjukkan penggunaan kemasan seali pakai masih jadi penyumbang signifikan dalam timbulan sampah rumah tangga.
Saat kegiatan ini, relawan memilah sampah berdasar kategori, menghitung jumlah kemasan berdasar merk,serta mendokumentasikan hasilnya. Tidak hanya menghasilkan data, proses ini harapannya juga mampu meningkatkan kesadaran peserta terhadap dampak konsumsi produk berkemasan sachet terhadap lingkungan.
“ini pertama kali saya mengikuti kegiatan Brand Audit, saya belajar mengenali dan mendata merk-merk dari kemasan plastic sekali pakai, tidak disangka ternaya sampah bermerk itu banyak sekali yaa”, tutur Ony Dwi Setyowati Pokja 4 PKK Oro-Oro Ombo yang baru pertama kali mengikuti audit ini.
Dari hasil audit, ditemukan bahwa 10 besar produsen penyumbang sampah kemasan antara lain, Tanobel penyumbang terbesar dengan total 774 kemasan. Disusul oleh Mayora sebanyak 300 kemasan, Wings 274 kemasan, dan Danone 273 kemasan. Sementara itu, Indofood tercatat sebanyak 212 kemasan, Santos Jaya Abadi 143 kemasan, serta P&G sebanyak 132 kemasan. Merek lainnya seperti Unilever 63 kemasan, Ultrajaya 61 kemasan, dan Ajinomoto 51 kemasan juga turut berkontribusi terhadap timbulan sampah, meskipun dalam jumlah lebih kecil.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....