Regenerasi Petani Jadi Kunci Ketahanan Pangan di Kabupaten Malang

  • 07 Apr 2026 14:56 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta penguatan ketahanan pangan daerah. Salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah minimnya regenerasi petani, sementara mayoritas pengelola lahan didominasi oleh usia lanjut.

Di tengah kondisi itu, muncul inisiatif dari organisasi kepemudaan yang mulai terjun langsung ke sektor produktif. Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Turen, misalnya, mengelola lahan pertanian secara mandiri sebagai bentuk pemberdayaan sekaligus bukti nyata keterlibatan generasi muda.

Lahan seluas 3 hektare yang berada di Kelurahan Sedayu, Kecamatan Turen, ditanami padi varietas Sukma, salah satu bibit unggulan asli Kabupaten Malang. Hasil panen mencapai rata-rata 11 ton per hektare, sehingga total produksi dalam satu kali masa panen diperkirakan mencapai 33 hingga 35 ton.

Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi, menjelaskan bahwa seluruh proses pengelolaan dilakukan secara mandiri oleh kader Ansor Turen. Mereka tidak hanya terlibat dalam produksi, tetapi juga mendapatkan upah, sehingga program ini berorientasi pada pemberdayaan internal organisasi, bukan semata hasil panen.

Keberhasilan ini menjadi pengalaman perdana kader setempat dalam mengelola tanaman padi, setelah sebelumnya mencoba komoditas jagung.

Menanggapi fenomena tersebut, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menegaskan pentingnya mendorong keterlibatan generasi muda di dunia pertanian.

“Kami juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam dunia pertanian, karena masa depan pertanian ada di tangan mereka. Inovasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi modern di bidang pertanian sangat diperlukan agar sektor ini semakin maju, efisien, dan berdaya saing. Apa yang dilakukan oleh GP Ansor Turen hari ini menjadi bukti bahwa regenerasi petani itu nyata dan harus terus kita dukung bersama,” tegasnya, Selasa (7/4/2026).

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta para petani. Ia berharap hasil panen membawa keberkahan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta masyarakat luas.

Dengan adanya praktik baik seperti yang dilakukan GP Ansor Turen, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik dan berkontribusi di sektor pertanian. Regenerasi petani bukan lagi sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang berdampak pada ketahanan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....