Long Weekend Paskah, Pertamina Tambah 779 Ribu Tabung LPG 3 Kilogram di Jatim

  • 04 Apr 2026 08:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Menyambut libur panjang Paskah pada 3–5 April 2026, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi. Selain bahan bakar minyak (BBM), Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama libur panjang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan bahwa seluruh infrastruktur distribusi telah disiagakan guna memastikan penyaluran energi berjalan lancar.

“Selama momen libur panjang ini, stok BBM dan LPG dipastikan aman. Kami juga menyiagakan seluruh sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran distribusi,” katanya, Jumat (3/4/2026).

Ia menjelaskan, LPG menjadi salah satu produk dengan permintaan tinggi saat libur panjang. Oleh karena itu, Pertamina menyiapkan penyaluran tambahan atau fakultatif di luar distribusi reguler. Total tambahan LPG 3 kg yang disiapkan mencapai 779.800 tabung atau sekitar 49 persen dari rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur.

“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat, sehingga kebutuhan tetap terpenuhi selama libur Paskah,” jelasnya.

Sementara itu, untuk layanan BBM, Pertamina juga melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta melakukan pengecekan intensif di SPBU, termasuk aspek kuantitas dan kualitas.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying dan membeli sesuai kebutuhan. Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegas Ahad.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg merupakan produk bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan dan produk, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....