Anggaran Perawatan Jalan Kota Probolinggo Menyisakan Rp45 juta
- 31 Mar 2026 18:31 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Kondisi jalan berlubang di berbagai ruas Kota Probolinggo dikeluhkan pengguna jalan. Minimnya anggaran perawatan menjadi salah satu penyebab belum optimalnya perbaikan infrastruktur tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, mengungkapkan bahwa anggaran pemeliharaan jalan tahun 2026 sangat terbatas.
“Anggaran pemeliharaan jalan dalam satu tahun hanya sekitar Rp300 juta, sementara titik yang harus diperbaiki sangat banyak,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Bahkan, saat ini sisa anggaran perawatan jalan yang tersedia hanya sekitar Rp45 juta. Anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk pengadaan aspal guna perbaikan di sejumlah titik prioritas, salah satunya di Jalan Mastrip sisi selatan, mulai kawasan makam Tionghoa hingga perempatan Wonoasih.
Menurut Setyorini Sayekti, keterbatasan anggaran ini tidak lepas dari dampak pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.
“Di bidang pekerjaan umum memang membutuhkan anggaran besar. Idealnya, untuk pemeliharaan rutin jalan dibutuhkan sekitar Rp1 miliar, belum termasuk perbaikan menyeluruh seperti Jalan Brantas yang kami usulkan hingga Rp12 miliar,” jelasnya.
Selain keterbatasan anggaran, kondisi drainase yang belum memadai di sejumlah ruas jalan juga turut memperparah kerusakan. Air hujan yang tidak teralirkan dengan baik menyebabkan genangan dan mempercepat kerusakan aspal.
Beberapa ruas jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan antara lain Jalan Sunan Ampel, Cokro,
Pahlawan, Gubernur Suryo, hingga Prof. Hamka.
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas PUPR telah mengusulkan tambahan anggaran pemeliharaan jalan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026, serta mengajukan bantuan ke pemerintah provinsi. Namun hingga kini, realisasi tambahan anggaran tersebut masih belum pasti.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalan-jalan yang mengalami kerusakan, terutama saat hujan dan pada malam hari, guna menghindari risiko kecelakaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....