Walikota Probolinggo Perkuat Peran RT/RW dalam Pembangunan
- 31 Mar 2026 18:23 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat masyarakat. Hal ini ditandai dengan sosialisasi Peraturan Wali Kota Probolinggo Nomor 6 Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Kecamatan Kanigaran, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemaparan kilas prestasi satu tahun kepemimpinan Wali Kota Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menyampaikan bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan pembangunan yang kini mulai menunjukkan hasil nyata.
“Saya berbahagia dengan dukungan masyarakat, karena proses pembangunan sudah mulai nampak,” ujarnya.
Ia memaparkan sejumlah program strategis, di antaranya pembangunan berbasis kelurahan, pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS), penyediaan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, hingga penguatan koperasi dan ekonomi lokal.
Selain itu, Pemkot juga berencana mengembangkan kawasan Cokro sebagai pusat kuliner dengan penerapan sistem satu arah lalu lintas guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Camat Kanigaran, Purwantoro Novianto, menambahkan bahwa berbagai capaian pembangunan telah dirasakan masyarakat dalam satu tahun terakhir, seperti peningkatan honorarium RT, RW, dan Linmas, pembangunan infrastruktur, serta revitalisasi ruang publik.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi seluruh elemen masyarakat, khususnya peran aktif RT dan RW,” katanya.
Wali Kota juga menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“RT dan RW adalah ujung tombak pembangunan. Kami berharap peran aktifnya terus ditingkatkan agar program dapat dirasakan seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Probolinggo turut menyerahkan bantuan gerobak sampah serta santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat.
Selain itu, masyarakat juga diajak menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mengatasi persoalan sampah. Pemerintah menargetkan setiap RW memiliki bank sampah, dengan Kecamatan Kanigaran diharapkan menjadi percontohan wilayah yang bersih, indah, dan bebas sampah.
Kegiatan ditutup dengan penayangan kilas prestasi satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo sebagai bentuk transparansi capaian sekaligus motivasi untuk terus mendorong pembangunan yang lebih maju dan sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....