Banjir Sebabkan Jalan Raya Bangil-Pasuruan Terganggu, Banyak Kendaraan Mogok
- 31 Mar 2026 16:53 WIB
- Malang
Dua kelurahan dan dua desa di wilayah Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, terendam banjir, Senin (30/3/2026) malam.
Keempat wilayah terdampak yakni Kelurahan Latek dan Gempeng, serta Desa Manaruwi dan Masangan.
Dari catatan BPBD Kabupaten Pasuruan, di wilayah Latek, setidaknya ada 240 rumah tergenang. Bahkan banjir juga menggenangi jalan raya RA.Kartini sampai setinggi lutut orang dewasa.
Salah satu pengguna jalan, Lintartika menyampaikan bahwa dirinya sempat mengalami kemacetan panjang dari arah Pasuruan karena kendaraan melambat akibat tingginya air di jalan raya.
“Saya tadi kena macet panjang dari arah Pasuruan. Ternyata ada banjir di Jalan Raya Bangil yang lumayan besar,” katanya, Selasa (31/3/2026).
Sedangkan di wilayah Gempeng, banjir menggenangi 250 KK di Perumahan Grand Kencana.
Sementara di Desa Manaruwi, sebanyak 140 rumah warga di Dusun Keradenan juga kebanjiran dengan ketinggian mencapai 60-70 sentimeter. Begitu juga di Desa Masangan, setidaknya 145 rumah warga kemasukan air banjir hingga kedalaman 30-50 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, banjir disebabkan karena intensitas hujan lebat yang terjadi lebih dari dua jam. Sehingga mengakibatkan beberapa DAS yang berada di Kabupaten Pasuruan mengalami kenaikan dan meluber ke pemukiman.
"Sekitar pukul enam sore terjadi hujan lebat di wilayah kecamatan Rembang. Mengakibatkan banjir di kelurahan latek, gempeng, masangan dan manaruwi. Cepat sekali banjirnya kali ini," kata Sugeng melalui sambungan selulernya, Selasa (31/3/2026).
Sebagai langkah antisipatif, BPBD mengerahkan seluruh petugas dan relawan untuk membantu warga yang membutuhkan evakuasi. Kata Sugeng, bantuan juga langsung didistribusikan, utamanya makanan siap saji dan lainnya.
"Beberapa lansia kita evakuasi ke tempat yang lebih aman, bantuan makanan siap saji juga kami drop langsung ke lokasi," singkatnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....