Smile, Horror Psikologi yang Membuat Penonton Trauma Tersenyum

  • 29 Sep 2022 06:16 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Menyenangkan jika kita mendapatkan sesimpul senyuman dari seseorang. Tapi apa jadinya jika senyuman seseorang justru menjadi awal sebuah petaka?

Bermula saat Laura Wever (Caitlin Stasey) yang datang ke psikolog bernama Rose (Sosie Bacon). Dalam keadaan tertekan Ia bercerita bahwa sering melihat seseorang tersenyum kepada dirinya. Namun, senyuman itu justru membuat dirinya berhalusinasi dan melakukan hal-hal yang membahayakan diri. Sampai pada akhirnya di ruang konsultasi, Laura berteriak histeris tatkala dirinya melihat seseorang tersenyum kepadanya.

Rose yang masih terkejut dengan kejadian didepan matanya itu kemudian menyaksikan secara langsung Laura mengahiri hidupnya dg cara yang menyeramkan. Ia melukai wajah sambil tersenyum ke arah psikolognya. Sejak saat itu Rose mengalami hal serupa, berhalusinasi seolah Laura tiba tiba datang mengancam hidupnya.

Teror mencekam ini rupanya adalah sebuah pola berulang. Seseorang yang melihat sosok tersenyum seram lalu bunuh diri, akan bernasib sama dengannya. Rose dicekam ketakutan jika hal ini terjadi kepadanya. Iapun mencari cara untuk lepas dari 'kutukan senyuman' itu.

Mengusung subgenre horor psikologi, Smile sukses membawa kengerian dibalik senyuman kepada penonton. Film ini sendiri diangkat dari film pendek berjudul Laura Hasn't Slept. Duduk di bangku sutradara, hadir Parker Finn yang juga bertindak sebagai penulis cerita. Sementara itu di jajaran pemain ada nama Sosie Bacon, Jessie T. Usher, Kyle Gallner, Caitlin Stasey, Kal Penn, dan Rob Morgan.

Smile tidak butuh banyak waktu untuk menciptakan kengerian, bahkan sejak menit menit awal. Penonton dibuat bertanya tanya, apakah ini serangan virus, supranatural, ataukah penyakit yang menyerang otak macam Malignant. Seakan film ini memang didesain untuk menciptakan atmosfir cerita yang membuat penonton merasa tidak nyaman sepanjang film. Baik dari shoot, penceritaan hingga scoring, membuat kita ikut was was, seperti turut menjadi bagian dari perjalanan cerita film ini.

Menyaksikan film ini seakan membawa kembali ke citarasa horror klasik. Dengan pace yang sangat tepat, membawa kita merasa tergiring selangkah demi selangkah menikmati kengerian dan mendapatkan ledakan jumpscare yang memukau. Belum lagi, bertebarannya gambaran smiley di berbagai potongan adegan, yang jauh dari kata lucu dan semakin membuat kita tidak nyaman.

Betapa Tidak, Scoring dari film ini sengaja dipilih sound sound yang semakin membuat penonton ikut merasa depresi, ketakutan dan terteror. Film ini sangat tidak disarankan untuk anda yang Jantungan.

Smiley sudah dapat disaksikan di bioskop tanah air, dan jangan lupa simak Pro2 Movie Review setiap Rabu pukul 20.00 WIB untuk review update dan jadwal film terbaru hanya di 87.9 Pro2FM RRI Malang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....