Korve Rutin Jadi Kunci Budaya Pengelolaan Sampah

  • 29 Mar 2026 18:42 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan pentingnya keberlanjutan kegiatan korve dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya bersih di masyarakat.

Menurutnya, tanpa pemilahan sampah, biaya pengelolaan akan menjadi sangat tinggi. “Tanpa pilah sampah biaya kita akan cukup sangat tinggi,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa korve menjadi bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Asri. Gerakan ini bertujuan mengingatkan masyarakat agar terus aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Hanif mengatakan kegiatan bersih-bersih tidak boleh berhenti atau menimbulkan kejenuhan. "Pemerintah daerah diminta rutin menggerakkan masyarakat dalam kegiatan tersebut," ungkapnya.

Instruksi tersebut datang langsung dari Presiden kepada kepala daerah. Wali kota dan bupati diminta mengadakan korve secara berkala di wilayah masing-masing.

Selain itu, Menteri Dalam Negeri juga telah menginstruksikan pelaksanaan korve minimal satu kali dalam seminggu. Bahkan, kegiatan ini dianjurkan dilakukan setiap hari kerja sebelum memulai aktivitas kantor.

Ia berharap gerakan ini dapat terus diingat dan diikuti oleh masyarakat luas. Dengan begitu, kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah dapat terbentuk secara kuat.

Hanif menekankan bahwa persoalan sampah bukan semata soal teknologi. “Sampah ini tidak bicara teknologi melainkan bicara budaya,” tandasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....