PSEL Jadi Program Strategis Nasional, Didukung Penuh Pemerintah
- 29 Mar 2026 18:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan skema Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai program strategis nasional. Ia menyebut program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah.
Menurutnya, PSEL didukung melalui skema subsidi anggaran untuk mempercepat penanganan sampah. “PSEL ini suatu kegiatan yang kemudian disupport penuh oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, proyek ini akan ditangani oleh Danantara sebagai pelaksana utama. Hanif mengibaratkan skema ini seperti pengelolaan internal, ibarat kata, keluar kantong kanan, masuk kantong kiri.
Ia menambahkan bahwa proyek PSEL bersifat jangka panjang dengan masa operasional mencapai 20 hingga 30 tahun. Oleh karena itu, perencanaan yang matang menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Untuk wilayah Malang Raya, pembangunan Waste to Energy direncanakan berlokasi di Kabupaten Malang. Lokasi awal yang ditinjau berada di kawasan Pakis sebagai bagian dari tahap awal proyek.
Hanif menyampaikan bahwa setelah peninjauan lokasi, usulan proyek akan dibahas dalam rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Jika disetujui, tim gabungan akan melakukan verifikasi secara detail di lapangan.
Setelah proses verifikasi selesai dan dinyatakan layak, Kementerian Lingkungan Hidup akan menerbitkan surat keputusan kelayakan lingkungan. Dokumen ini menjadi dasar hukum untuk melanjutkan tahapan proyek berikutnya.
Selanjutnya, melalui koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, proses pengadaan barang dan jasa akan segera dilakukan. Tahap lelang diharapkan berjalan cepat agar proyek bisa segera dimulai.
Hanif menargetkan groundbreaking proyek dapat dilakukan pada tahun ini. Proyek pembangunan diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga tahun hingga dapat beroperasi penuh.
Selama masa pembangunan, pemerintah daerah diminta tetap fokus menangani sampah harian. “Perlu upaya serius untuk memulai langkah-langkah fundamental melalui pilah sampah,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....