Tradisi Ketupat Cokelat Blitar Berpadu dengan Pengajian Rutin
- 28 Mar 2026 13:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Ribuan jemaah memadati kawasan wisata edukasi Kampung Coklat di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (28/3/2026) atau momen H+7 Lebaran 2026.
Mereka hadir untuk mengikuti Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat yang tahun ini dikemas berbeda, dengan sentuhan religius yang lebih kuat.
Tradisi tahunan tersebut kini dipadukan dengan pengajian rutin Sabtu pagi, menghadirkan suasana yang tidak hanya meriah, tetapi juga khidmat.
Kirab diawali dengan arak-arakan gunungan ketupat cokelat yang melintasi area wisata, meski ukurannya dibuat lebih sederhana dibanding pelaksanaan sebelumnya.
Setibanya di panggung utama, gunungan ketupat tidak lagi diperebutkan seperti tradisi sebelumnya. Panitia memilih konsep yang lebih tertib dengan membagikan ketupat secara langsung kepada para jemaah.
Sekitar 4.000 hingga 5.000 paket ketupat lengkap dengan sayur dan lauk dibagikan kepada pengunjung. Para jemaah pun langsung menikmati hidangan tersebut bersama-sama di lokasi, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.
Divisi Penjamin Mutu Kampung Coklat Blitar Redhitya Wempi Ansori, menyampaikan bahwa kirab ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang digelar pada H+7 Lebaran. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi leluhur yang sarat nilai spiritual.
"Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya dan menjadi salah satu bagian upaya melestarikan tradisi leluhur," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Ia menambahkan, inovasi terus dilakukan agar tradisi tetap relevan dengan perkembangan zaman. Kolaborasi dengan pengajian rutin menjadi salah satu langkah untuk memperkuat nuansa religius dalam kegiatan tersebut.
Kirab Tumpeng Ketupat Cokelat pun tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempertemukan nilai budaya dan spiritual dalam satu momentum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....