Ada Insiden Tertemper, KAI Tegaskan Disiplin Keselamatan

  • 22 Mar 2026 05:20 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan keprihatinan atas dua insiden tertemper yang terjadi dalam satu hari, Kamis (19/3/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan seorang Orang Tidak Dikenal (OTK) serta kendaraan bermotor di dua lokasi berbeda di wilayah operasional Daop 7.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa insiden pertama terjadi di petak jalan Kediri–Ngadiluwih pada pukul 18.54 WIB. KA 408 (CL Dhoho) dilaporkan tertemper OTK di Km 184+800. Meski masinis telah membunyikan semboyan 35 berulang kali sebagai peringatan, korban tidak merespons sehingga kejadian tak terhindarkan. Akibatnya, perjalanan kereta mengalami keterlambatan sekitar dua menit.

Tak berselang lama, insiden kedua terjadi di perlintasan sebidang JPL 90 emplasemen Baron pada pukul 19.34 WIB. KA 71 (Mutiara Selatan) menabrak sepeda motor yang nekat menerobos palang pintu yang sudah tertutup. Peristiwa ini menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta hingga 11 menit.

"Kedua kejadian tersebut sebenarnya dapat dicegah jika masyarakat mematuhi aturan keselamatan di sekitar jalur kereta api," terangnya, Minggu (22/3/2026).

Ia menekankan bahwa jalur rel merupakan area steril yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api. Aktivitas di jalur tersebut sangat berbahaya dan berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan fatal.

KAI Daop 7 Madiun pun kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel, selalu mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang, serta tidak menerobos palang pintu yang sudah mulai ditutup.

Sebagai bagian dari kampanye keselamatan, KAI terus menggaungkan slogan #BERTEMAN (Berhenti, Tengok Kiri-Kanan, Aman, Berjalan) guna meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan waspada. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," tegas dia.

Momentum mudik tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan menuju kampung halaman, tetapi juga perjalanan yang aman dengan menjunjung tinggi keselamatan di setiap langkah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....