Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Sekolah Tangguh Bencana
- 14 Mar 2026 16:34 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Upaya membangun sekolah tangguh bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor mulai dari akademisi, pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang siap menghadapi berbagai ancaman bencana.
Ketua Departemen Emergensi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sekaligus Ketua Kelompok Staf Medis Emergensi RSSA Malang, dr. Suryanto Eko Agung Nugroho Sp.EM KDM, menilai kerja sama antar lembaga sangat penting agar penanganan bencana dapat berjalan efektif.
“Ketika kita berbicara tentang bencana, ini adalah urusan kita semua. Karena itu perlu dikembangkan kerja sama dengan berbagai institusi sehingga terbentuk safety community,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Ia mencontohkan, institusi pendidikan seperti fakultas kedokteran dan keperawatan dapat memberikan pendampingan kepada sekolah, khususnya di daerah yang belum banyak mendapatkan edukasi kebencanaan. Pendampingan ini akan memudahkan koordinasi jika suatu saat terjadi bencana.
“Kita berharap institusi pendidikan bisa menjangkau sekolah-sekolah yang belum tersentuh pendampingan. Ketika ada bencana, kita sudah saling mengenal sehingga koordinasi penanganannya bisa lebih mudah,” jelasnya.
Selain itu, pemetaan wilayah rawan bencana juga perlu dilakukan oleh rumah sakit bersama dinas kesehatan agar sistem penanganan korban dapat lebih cepat dan tepat. Penanganan awal yang tidak tepat berpotensi menimbulkan komplikasi yang justru memperberat kondisi korban ketika tiba di rumah sakit.
“Pendekatan rumah sakit bersama dinas kesehatan perlu memetakan daerah rawan bencana. Karena jika pertolongan pertama tidak tepat, komplikasi yang muncul bisa lebih fatal dan justru memperberat penanganan di rumah sakit,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak termasuk dunia usaha, insinyur, dan media dalam membangun ketangguhan terhadap bencana. Infrastruktur yang tahan bencana serta penyebaran informasi yang luas dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
“Media memiliki peran sangat efektif untuk menginformasikan kepada masyarakat luas dan mempertemukan berbagai pihak agar bisa bekerja sama secara lebih komprehensif dalam membangun ketangguhan bencana, termasuk di lingkungan sekolah,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....