Pasar Murah PC Muslimat NU Kota Batu Digelar

  • 14 Mar 2026 14:35 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - PC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batu mengadakan pasar murah di halaman Kantor PCNU Kota Batu yang berlokasi di Jalan Agus Salim, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah fluktuasi pasar.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyebutkan bahwa pasar murah ini menjadi program yang sangat dinantikan warga. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meringankan beban masyarakat, khususnya di Kota Batu.

“Program ini merupakan langkah mulia dan sangat diperlukan oleh masyarakat. Ini juga menjadi bukti nyata kepedulian Ibu Gubernur Jawa Timur kepada warga Batu,” ungkap Nurochman.

Ia menjelaskan bahwa ide penyelenggaraan pasar murah berasal dari PC Muslimat NU Kota Batu yang kemudian diusulkan kepada Gubernur Jawa Timur dan mendapat respons positif.

“Pasar murah ini digagas oleh PC Muslimat NU Kota Batu, lalu disampaikan kepada Ibu Gubernur. Alhamdulillah, usulan tersebut disetujui. Bahkan, harga yang ditawarkan di sini termasuk yang termurah dibandingkan daerah lain di Jawa Timur,” paparnya.

Menurut Nurochman, berbagai bahan pokok dijual dengan harga jauh di bawah pasaran. Misalnya, cabai rawit hanya Rp4.000 per ons, sementara di sejumlah daerah mencapai Rp6.000 per ons.

“Gula pasir di sini dijual Rp14.000 per kilogram, padahal di tempat lain bisa mencapai Rp17.000. Beras SPHP juga hanya Rp55.000, dari harga normal sekitar Rp60.000,” tambahnya.

Nurochman mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan berbelanja kebutuhan pokok selama pasar murah berlangsung.

“Silakan warga menggunakan momentum ini untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah melalui pasar murah yang diselenggarakan PC Muslimat NU Kota Batu,” imbaunya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dwi Mardiana Susilawati, menerangkan bahwa pasar murah merupakan bagian dari strategi pemerintah provinsi dalam mengendalikan harga dan menekan laju inflasi.

“Kami dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur berkomitmen menjaga stabilitas harga agar inflasi tidak melonjak. Salah satu caranya dengan menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga di bawah pasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa komoditas yang dijual dalam pasar murah merupakan penyumbang inflasi terbesar, seperti cabai.

“Cabai termasuk komoditas yang sangat berpengaruh terhadap inflasi. Oleh karena itu, komoditas ini kami sediakan dalam pasar murah dengan harga lebih rendah,” ujarnya.

Dwi menyebutkan bahwa harga murah tersebut merupakan hasil subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program yang diprakarsai Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Harga di bawah pasar ini merupakan bentuk subsidi dari Ibu Gubernur Jawa Timur agar masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ramah di kantong,” tuturnya.

Menurutnya, program pasar murah menjadi salah satu prioritas Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menekan inflasi di wilayahnya.

“Program ini menjadi prioritas Ibu Gubernur untuk menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi di Jawa Timur,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....