MABIT di Karangploso Perkuat Spiritual dan Pemberdayaan Masyarakat

  • 10 Mar 2026 12:25 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang diselenggarakan oleh YBM BRILiaN SBO Malang di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu berlangsung meriah dan penuh makna. Kegiatan ini diikuti para penerima Bright Scholarship Batch 10 dari Universitas Brawijaya dan Batch 11 dari Universitas Negeri Malang.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar dengan memadukan penguatan spiritual dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan diawali dengan lomba keagamaan bagi santri TPQ setempat, seperti lomba mewarnai, hafalan surat pendek, adzan, serta praktik salat Subuh. Para santri mengikuti perlombaan dengan antusias, didampingi orang tua serta ustaz dan ustazah yang memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, para awardee juga mengikuti pembinaan program Mustahik Income Generating Program (MIGP) Sentra Agribisnis Jagung Manis yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini dihadiri SPV YBM BRILiaN SBO Malang Ramadani serta fasilitator bidang ekonomi Zainal Abidin bersama kelompok penerima manfaat program.

Ramadani menjelaskan pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas usaha para mitra agar lebih mandiri dan berdaya saing.

“Pembinaan MIGP ini dilakukan secara rutin agar para mitra dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka sehingga mampu menjadi lebih mandiri dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para awardee juga mempelajari pengelolaan program melalui proses pelaporan keuangan serta evaluasi program yang telah berjalan.

Pada hari terakhir kegiatan, para peserta melakukan aksi bersih desa dengan membersihkan madrasah yang digunakan sebagai lokasi perlombaan. Selanjutnya, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan kunjungan ke kebun jagung milik salah satu mitra program MIGP.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para awardee untuk melakukan observasi dan wawancara langsung dengan penerima manfaat program pemberdayaan.

Salah satu penerima Bright Scholarship, Ziddan Fahdira, mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru bagi kami, tidak hanya dalam aspek spiritual tetapi juga memahami langsung bagaimana program pemberdayaan masyarakat dijalankan di desa,” ungkapnya.

Kegiatan MABIT kemudian ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada warga Desa Tawangargo sebagai bentuk apresiasi atas dukungan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....