Sumber Air Batu Menyusut, Gerakan Rumat Digagas

  • 06 Mar 2026 22:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Jumlah sumber mata air di Kota Batu terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir. Dari sekitar 111 titik yang pernah tercatat, kini hanya tersisa sekitar 57 sumber yang masih aktif dengan kondisi sebagian debitnya menurun, bahkan ada yang mati atau tercemar.

Kondisi ini mendorong Yayasan Nawadya Cita Nusantara menggagas gerakan “Rumat Sumber: Menjaga Air, Melestarikan Budaya” bersama masyarakat. Inisiatif tersebut dibahas dalam Kelompok Diskusi Terpumpun yang digelar Selasa, 3 Maret 2026.

Ketua Yayasan Nawadya Cita Nusantara, Syahrul Hadiyatullah, mengatakan gerakan ini bertujuan mengajak masyarakat menjaga sumber air yang menjadi penopang kehidupan warga Kota Batu.

“Gerakan ini melibatkan tokoh masyarakat serta berkolaborasi dengan Komunitas Kaliku dan Bawaras,” kata Syahrul.

Menurutnya, pelestarian sumber air tidak hanya dilakukan melalui pendekatan lingkungan, tetapi juga melalui pendekatan budaya agar lebih mudah diterima masyarakat. Salah satunya dengan menghidupkan kembali tradisi slametan sumber sebagai bentuk penghormatan terhadap air yang sudah berlangsung sejak masa Jawa Kuno.

Selain itu, edukasi masyarakat juga dilakukan melalui pagelaran wayang jemblungan yang menampilkan cerita rakyat dan sejarah lokal terkait sumber air. Pertunjukan ini rencananya digelar di lokasi-lokasi sakral seperti pundhen atau petren yang memiliki nilai historis dan spiritual.

“Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan identitas lokal,” ujarnya.

Gerakan ini dinilai penting karena sebagian besar masyarakat Kota Batu menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Dengan kondisi geografis di dataran tinggi antara 680 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut serta dikelilingi Gunung Panderman, Gunung Arjuno, dan Gunung Welirang, ketersediaan sumber air menjadi faktor vital bagi keberlanjutan ekosistem dan pertanian di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....