Transaksi Bubuk Mercon Digagalkan Polisi di Ponggok
- 06 Mar 2026 04:22 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Polisi menggagalkan dugaan transaksi bubuk mercon di wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Seorang pemuda yang diduga sebagai penjual bahan peledak tersebut berhasil diamankan petugas saat patroli.
Terduga pelaku diketahui berinisial SI (20) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Ia diamankan anggota Reskrim Polsek Ponggok pada Jumat (27/2/2026) malam di Pos Kamling Dusun Prambutan, Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan kawasan tersebut sering dijadikan lokasi transaksi atau COD bubuk mercon.
"Petugas piket Reskrim Polsek Ponggok kemudian melakukan patroli tertutup untuk menindaklanjuti informasi tersebut," ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Saat melintas di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, petugas mendapati empat orang yang mencurigakan berada di sebuah gubuk di pinggir jalan. Ketika petugas berhenti untuk melakukan pemeriksaan, dua orang langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis matic.
Sementara dua orang lainnya masih berada di lokasi dan kemudian dimintai keterangan oleh petugas. Dari hasil interogasi awal, salah satu di antaranya mengaku berinisial SI dan hendak melakukan transaksi bubuk mercon dengan dua orang yang melarikan diri tersebut.
"Yang bersangkutan mengakui bubuk mercon tersebut adalah miliknya dan rencananya akan dilakukan transaksi dengan dua orang yang melarikan diri," jelasnya.
Petugas kemudian mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti berupa satu kilogram bubuk mercon dalam bungkus plastik, satu tas ransel warna hijau tua, satu tas jinjing warna hijau, serta satu unit telepon genggam merem Vivo Y21 warna biru. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Ponggok untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 306 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang membuat dan menjual bahan peledak. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mencari dua orang lainnya yang melarikan diri saat petugas datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....