BPBD Perkuat Sistem Siaga dan Mitigasi
- 05 Mar 2026 09:35 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - BPBD Kabupaten Malang memperkuat sistem kesiapsiagaan menyusul meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi selama periode cuaca ekstrem, dengan memastikan seluruh unsur komando lapangan, personel, serta logistik dalam kondisi siaga penuh hingga akhir Maret 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, dalam dialog Malang Menyapa di Pro 1 RRI Malang menegaskan bahwa status kewaspadaan telah diberlakukan sejak November dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan situasi cuaca.
“Kami siaga 24 jam dengan pos lapangan aktif agar respons pertama bisa dilakukan secepat mungkin ketika laporan masuk,” jelasnya, Kamis (5/3/2026).
Dalam sepekan terakhir, BPBD menangani sedikitnya 12 kejadian yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kasembon, Ngantang, Pujon, Lawang, Tajinan, Dampit dan Singosari, didominasi tanah longsor dan pohon tumbang yang berdampak pada rumah warga serta akses jalan. Seluruh penanganan dilakukan bersama TNI, Polri, dan relawan dengan sistem komando terpadu agar evakuasi, pembersihan material dan asesmen kerusakan berjalan efektif. Sadono memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut.
Berdasarkan peta kerawanan terbaru, wilayah Malang Utara cenderung rawan longsor dan luapan sungai, Malang Barat memiliki tingkat kerentanan tinggi di jalur Pujon–Ngantang–Kasembon, sedangkan Malang Selatan berpotensi banjir lebih besar hingga banjir bandang yang dapat mengganggu infrastruktur dan aktivitas masyarakat. Perbedaan karakter ancaman ini membuat BPBD menerapkan pendekatan mitigasi berbasis wilayah dengan penekanan pada pengawasan tebing rawan longsor dan normalisasi drainase.
Sadono juga menyoroti pentingnya program Desa Tangguh Bencana sebagai garda terdepan mitigasi berbasis masyarakat, di mana desa didorong melakukan asesmen awal, memantau kondisi lingkungan, dan melaporkan potensi bahaya sebelum dampaknya meluas.
“Kami tidak ingin masyarakat panik, tetapi harus sadar risiko dan siap bertindak cepat ketika tanda-tanda bahaya muncul,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....