Hujan Angin Gempur Kota Batu, 31 Pohon Tumbang Halangi Akses Jalan

  • 05 Mar 2026 08:41 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Batu pada Rabu, 4 Maret 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa itu mengakibatkan puluhan pohon tumbang di sejumlah lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mencatat sedikitnya 31 pohon tumbang yang memengaruhi akses jalan, kendaraan, serta jaringan listrik dan telekomunikasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, menyatakan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem pada 1–10 Maret 2026.

“Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Pohon-pohon itu menutup akses jalan raya, menimpa dua mobil pikap, serta mengganggu jaringan listrik dan telekomunikasi,” ujar Suwoko pada Kamis (5/3/2026).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dan penumpang dua mobil pikap yang tertimpa pohon dilaporkan selamat. BPBD masih mendata jumlah warga yang terdampak.

Berdasarkan laporan BPBD, pohon tumbang tersebar di beberapa desa dan kelurahan, antara lain Dusun Keliran, Desa Bulukerto; Jalan Semeru, Kelurahan Sisir; Jalan Trunojoyo dan Jalan Melati, Kelurahan Songgokerto; Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas; Jalan Abdul Gani Atas dan Jalan Ikhwan Hadi, Kelurahan Ngaglik; Jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan; Jalan Raya Sumberbrantas, Desa Sumberbrantas; serta Jalan Argomulyo, Desa Gunungsari.

Dari 31 pohon tumbang, jumlah terbanyak berada di Kelurahan Ngaglik dan Desa Gunungsari, masing-masing delapan titik. Pohon tumbang juga tercatat di Desa Bulukerto, Desa Sidomulyo, Kelurahan Sisir, Kelurahan Songgokerto, Kelurahan Temas, Desa Pesanggrahan, dan Desa Sumberbrantas.

“Pohon tumbang yang menutup akses jalan sudah kami tangani agar jalan dapat dilalui kembali. Kaji cepat terhadap rumah yang terdampak akan dilakukan hari ini,” kata Suwoko.

Ia menambahkan bahwa angin kencang juga merusak atap sejumlah rumah warga di beberapa wilayah. BPBD bersama instansi terkait akan melakukan pendataan lanjutan guna memastikan kebutuhan penanganan pascabencana.

Sejumlah langkah telah dilakukan, antara lain kaji cepat di lokasi kejadian, koordinasi lintas instansi, pemotongan dan pembersihan pohon tumbang, pengaturan buka-tutup akses jalan, serta evakuasi kendaraan yang terdampak.

Penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kota Batu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, TNI, Polri, Basarnas, PLN, Telkom, Pusat Layanan Kesehatan (PSC), Palang Merah Indonesia (PMI), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), relawan, dan masyarakat setempat.

BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika terjadi keadaan darurat di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....