Empat Pohon di Poncokusumo Malang Tumbang Diterjang Angin Kencang
- 03 Mar 2026 22:02 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Malang – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa 3 Maret 2026 sekitar pukul 17.10 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan ringan pada beberapa rumah warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, kejadian pertama kali diterima Pusdalops PB dari Poslap Tumpang pada pukul 17.10 WIB.
“Berdasarkan informasi dari Poslap Tumpang, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik jalan raya di wilayah Poncokusumo,” ungkapnya.
Sementara di Jalan Raya Subandi, Desa Wonorejo, tercatat empat pohon tumbang. Salah satunya menimpa green house milik warga, serta satu tiang listrik dilaporkan roboh dan sempat menutup akses jalan.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Dusun Tenggeran, Desa Karangnongko, serta di wilayah timur Kecamatan Poncokusumo. Angin kencang juga mengakibatkan kerusakan pada beberapa atap rumah warga di Desa Ngadireso.
“Untuk korban jiwa nihil. Saat ini kerugian material masih dalam proses pendataan,” lanjutnya.
Setelah menerima laporan, Pusdalops PB segera berkoordinasi dengan Poslap Tumpang untuk melakukan asesmen dan penanganan awal di lokasi kejadian. Pada pukul 17.27 WIB, laporan diteruskan kepada pimpinan untuk tindak lanjut. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga guna percepatan pembersihan material pohon tumbang.
Dalam penanganan di lapangan, unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Malang, PU Bina Marga, Muspika, perangkat desa, PMI Kabupaten Malang, relawan, serta masyarakat sekitar.
“Kebutuhan mendesak di lapangan saat ini adalah chain saw untuk mempercepat proses pemotongan dan evakuasi pohon tumbang,” tambahnya.
Hingga laporan awal ini dibuat pukul 17.30 WIB, kondisi cuaca di lokasi masih hujan. BPBD Kabupaten Malang memastikan akan menyampaikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan lebih lanjut
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....