Rama Bangun Budaya Literasi Keluarga Malang Raya

  • 28 Feb 2026 14:29 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Komunitas Read Aloud Malang Raya (Rama) resmi berdiri pada 2022 dan kini telah memiliki lebih dari 160 anggota yang tersebar di Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu. Kehadiran komunitas ini menjadi wadah kolaborasi gerakan literasi yang sebelumnya berjalan terpisah di masing-masing wilayah.

Ketua Rama, Kak Novi, menjelaskan awalnya gerakan read aloud di Malang Raya berdiri sendiri-sendiri, seperti Read Aloud Batu dan Read Aloud Malang. “Dulu masih terpisah, lalu kami sepakat bergabung menjadi Rama pada 2022,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026). Sejak itu, Rama aktif menggelar diskusi rutin bulanan, meet up anggota, kunjungan ke sekolah, hingga memperingati World Read Aloud Day setiap Rabu pertama bulan Februari.

Selama Ramadan, Rama menghadirkan program Pelita Ramadan yang memadukan kegiatan read aloud, selawat, hingga prakarya anak. Tidak hanya menyasar anak usia dini, metode read aloud juga diterapkan untuk remaja dan orang dewasa melalui diskusi tematik. Rama bahkan membuka ruang inklusif bagi penyandang disabilitas, termasuk berkolaborasi dengan komunitas tuna rungu menggunakan penerjemah bahasa isyarat. “Untuk tunanetra, sekarang sudah mulai banyak audiobook yang bisa diakses,” tambah Kak Tika.

Rama juga menekankan pentingnya peran ayah dalam membacakan buku di rumah. Menurut Kak Novi, literasi bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi seluruh anggota keluarga. Menanggapi isu screen time, Rama mendorong pemanfaatan gawai sebagai sarana literasi melalui perpustakaan digital. Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Rama berharap budaya membaca dapat tumbuh di lingkungan keluarga, bukan sekadar menjadi kewajiban sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....